fbpx

Penjelasan Lengkap, Apa itu GDPR ?

GDPR membuat semua orang jadi luar biasa sibuk.

Dan karena tujuan utamanya adalah untuk memberikan dampak positif dalam hal perlindungan data di era ekonomi digital akibat perkembangan teknologi internet beberapa tahun belakangan, mungkin ini juga punya efek buat para pebisnis online.

Anda dan saya.

Lalu apa itu GDPR?

GDPR adalah singkatan dari General Data Protection Regulation, sebuah peraturan tentang Data Privacy (perlindungan data) yang diterapkan bagi seluruh perusahaan di dunia yang menyimpan, mengolah atau memproses personal data penduduk dari 28 negara yang tergabung dalam EU (Uni Eropa).

Isinya berlembar-lembar dan berpasal-pasal yang kalau dibaca semua bisa bikin mual.

Satu hal yang pasti, peraturan ini telah disetujui oleh otoritas Eropa sejak April 2016 dan akan berlaku secara efektif di seluruh dunia pada tanggal 25 May 2018.

Fungsi utama dari GDPR adalah memberikan kontrol kepada konsumen atas data pribadi mereka yang dikumpulkan oleh perusahaan.

Diantaranya:

  • Informasi dasar seperti nama, alamat dan no ID
  • Data web seperti lokasi, alamat IP, cookie dan RFID
  • Data kesehatan dan genetik
  • Data biometrik
  • Data etnis dan ras
  • Opini politik
  • Orientasi seksual

GDPR tidak hanya berpengaruh untuk perusahaan atau entitas yang berada di Eropa, melainkan juga berlaku untuk perusahaan yang berada di seluruh dunia yang menawarkan barang atau jasa, atau yang memantau perilaku penduduk yang berasal dari Uni Eropa.

Inilah alasan mengapa GDPR punya impact yang sangat luas, apalagi di dunia online yang tak mengenal batas teritori maupun wilayah.

Sanksi Pelanggaran GDPR

Lumayan brutal.

Sebagai sebuah peraturan, tentu saja ada konsekuensi bagi yang tidak mematuhinya.

Berikut sanksinya:

Sebuah organisasi yang melanggar undang-undang GDPR akan didenda hingga 4% dari omset total tahunan atau sebesar 20 juta euro (sekitar Rp. 344 Milyar), dipilih yang mana yang lebih besar.
Woh.

Intinya GDPR adalah peraturan yang SERIUS.

Tak heran jika Google terlihat terus-terusan melakukan update supaya dapat memenuhi aturan ini. JVZOO pun menunjuk VeraSafe sebagai konsultan untuk mengurusi GDPR pada layanan mereka.

Sebuah survey dari PwC bahkan menyebutkan jika 68% dari perusahaan US akan mengeluarkan biaya antara $1 juta hingga $10 juta dalam rangka memenuhi peraturan GDPR ini.

Woh (lagi).

Tentu semakin berkembangnya teknologi informasi, semakin perlu juga keamanan yang tinggi. Tidak perlu khawatir dengan peraturan ini. karena ini untuk keamanan data umat manusia seluruh dunia..

Jika anda belum miliki bisnis national maupun international yang “menjaring” data pelanggan anda, maka anda dapat mengabaikan GDPR ini.



Leave a Reply

two × three =

error: Content is protected !!